Persiapan prosedur protokol kesehatan pun menjadi fokus pemerintah Indonesia. Beberapa catatan terkait prosedur protokol kesehatan yang akan diterapkan dalam perhelatan GPDRR 2022 di antaranya PCR-test saat kedatangan hanya dilakukan kepada partisipan yang memiliki gejala, partisipan yang direct ke Bali akan mengikuti prosedur PPLN yang berlaku, selama event berlangsung akan dilakukan antigen setiap memasuki venue atau PCR-test yang dilakukan setiap tiga hari.
“Penyelenggaraan GPDRR 2022 akan menjadi role model dalam penyelenggaraan event internasional di tengah pandemi COVID-19. Bagaimana aktivitas masyarakat dapat berjalan beriringan dengan situasi pandemi. Bagaimana kolaborasi antar kementerian/lembaga dapat mendorong pemulihan ekonomi secara nasional bahkan global,” ujar Menparekraf.
Menparekraf berharap adanya event GPDRR menjadi momen dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas, serta wujud dari kepulihan dan kebangkitan ekonomi tidak hanya secara nasional tapi juga global.
“Mari seluruh pihak saling bersinergi dalam menyukseskan pelaksanaan GPDRR 2022,” kata Menparekraf.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
https://youtu.be/BXaiQPXT5E8
Discussion about this post