“Upaya pengoperasian listrik 24 jam sudah diinisiasi pemda sejak 2021. Namun kita baru bersinergi tahun ini. Pemda sangat luar biasa karena mengalokasikan anggaran untuk mesin sangat besar yaitu sekitar Rp21 miliar demi masyarakat Kaledupa dan Binongko,” kata Moch Andy Adchaminoerdin.
Ditempat yang sama, Bupati Wakatobi, Haliana meminta agar masyarakat di Kaledupa dan Binongko bersabar menunggu kehadiran listrik 24 jam, karena masih harus membutuhkan waktu beberapa bulan kedepan pasca penandatangan PKS.
“Saya perlu sampaikan, setelah PKS ini masih butuh proses beberapa bulan ke depan. Saya perlu sampaikan karena jangan sampai ada yang goreng sudah PKS kok belum menyala,” Haliana menambahkan.
Ia mengatakan, mesin yang dibelanjakan nantinya tetap menjadi aset pemda. BBM yang dibutuhkan untuk operasikan mesin merupakan tanggung jawab PLN.
Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post