“Tahun anggaran 2021 ini, pemerintah harus mengelola keuangan negara dalam kondisi Covid yang mengakibatkan resiko bagi pertanggungjawaban keuangan pemerintah. Olehnya itu, pemerintah harus mampu mengkombinasikan antara kondisi emergency dengan pelaksanaan prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ucap Arif.
Arif menjelaskan, pencapaian WTP terus dipertahankan dan ditingkatkan karena merupakan indikator bagi tata kelola yang baik pada pemerintah daerah, bukan hanya itu, dalam mengelola keuangan negara juga harus menjalankan fungsi dan tugas tanggung jawab pemerintahan.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan penghargaan itu hasil kerja keras dari seluruh jajaran pemerintah kota termasuk masyarakat kota Kendari sehingga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan.
“Jadi jangan puas sampai disini karena kita harus memperbaiki dan membenahi apa yang masih dibutuhkan. Sebab untuk tahun berikutnya, kemungkinan standarisasi penilaian pengelolaan keuangan meningkat lagi dalam penilaiannya sampai efektivitas kegiatan,” sebut Sulkarnian Kadir.
Sulkarnian juga menyampaikan jika 2021-2022 kemungkinan Pemkot Kendari masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional. Tinggal menunggu persetujuan Menteri Keuangan untuk membangun komitmen terkait program itu.
“Saya menyampaikan agar seluruh jajaran Pemkot Kendari agar terus berbenah dan tidak merasa puas. Karena masih banyak yang harus ditingkatkan pada standar pelayanan, agar masyarakat dapat merasakan dampaknya,” tutup Ketua DPD PKS Kota Kendari itu.
Penulis : Via Alvia
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video terbaru:
https://youtu.be/0W-wbOUeNCQ
Discussion about this post