Sutaryana pun tak dapat memastikan berapa lama masyarakat pengguna jalan butuh waktu untuk terhenti aktivitasnya sebab buka tutup jalan, namun dipastikan tidak akan berlangsung lama.
“Itu nanti kami buka tutup yang jelas tidak boleh ada kendaraan lain lalu lalang, tapi setelah delegasi lewat, dibuka, kalau saat ini di luar World Water Forum ke-10 kondisinya aman,” kata dia.
Menurutnya arahan ini bukan hal baru lagi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Badung Selatan dan Denpasar Selatan, sebab Bali kerap kali jadi tuan rumah kegiatan internasional serupa.
Meski demikian ia tetap mengingatkan masyarakat bahwa pada 18–25 Mei 2024 akan berlangsung World Water Forum ke-10 yang akan dihadiri puluhan negara.
“Intinya terkait kegiatan mulai tanggal 17 Mei masyarakat agar tidak keluar masuk melalui jalan yang ada iring-iringan delegasi, sementara ditahan dulu, nanti akan dipasang tanda jalan dari kepolisian dan TNI,” ujar Sutaryana.
Dishub Bali mengeluarkan edaran mengenai potensi gangguan lalu lintas, kemudian pembatasan terhadap truk barang, arahan kepada wisatawan dan pemandu, serta pemilik pusat oleh-oleh agar turut membantu kelancaran lalu lintas.
Penulis: Ni Putu Putri
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post