PENASULTRA.ID, KENDARI – Peringatan Hari Ibu ke 93 dan hari ulang tahun (HUT) Dharma Wanita (DW) ke 22 diharap menjadi momentum untuk kebangkitan bangsa dari pandemi Covid-19 yang selama ini melanda dunia.
Harapan tersebut dikemukakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Tenri Rawe Silondae saat menyampaikan laporan dalam peringatan Hari Ibu yang dirangkaikan dengan HUT DW tingkat Sultra di salah satu hotel ternama di Kota Kendari, Rabu 15 Desember 2021.
Pernyataan Andi Tenri itu juga sejalan dengan harapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI sebagaimana diketahui dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Sultra Ali Mazi ketika membuka acara tersebut.
Harapannya, semua ibu, khususnya perempuan-perempuan di Sultra terus semangat dalam membangun diri, menjaga sikap dan perilaku serta menjalankan tugas-tugas keseharian.
PWI-SMSI Sultra Keluarkan Imbauan Sikapi Situasi Kota Kendari Hari Ini https://t.co/hWzMo15LR0
— Penasultra.id (@penasultra_id) December 16, 2021
“Perempuan Indonesia merupakan srikandi-srikandi kuat yang mampu melampaui berbagai tantangan dimasa yang sulit ini. Mereka turut hadir sebagai garda terdepan dan menjadi tangguh, kuat dan berani dalam menjadi penopang hidup kaumnya,” kata Ali Mazi.
Menurut dia, para ibu atau perempuan dapat merayakan berbagai kemajuan yang berhasil diraih sekaligus mengingat bahwa perjuangan masih panjang dan harus terus dilanjutkan.
“Kemajuan perempuan akan menjadi kemajuan bangsa karena hampir setengah dari populasi Indonesia adalah perempuan yang dapat didorong pada peran peningkatan pembangunan dalam segala bentuk,” ujar Ali Mazi.
Hal senada disuarakan pula Sekda Sultra Nur Endang Abbas yang juga merupakan Penasehat DW Sultra. Kata dia, perayaan Hari Ibu dan HUT DW kali ini merupakan bentuk inspirasi dan penguat bagi kaum perempuan untuk mampu bergerak lebih maju demi menunjang perekonomian keluarga di bidang ekonomi melalui UMKM.
“Tanggal 7 Desember 2021 lalu, Dharma Wanita tepat berusia 22 tahun. Ditengah situasi seperti ini, kita harus berdamai dengan pandemi Covid-19. Program kerja harus tetap berjalan sesuai yang direncanakan,” ujar Endang.

Sebelumnya, Andi Tenri Rawe Silondae yang juga merupakan Ketua Panitia Pelaksana Hari Ibu dan HUT DW mengatakan, acara itu digelar tak lain untuk mengingatkan kepada semua pihak atas perjuangan serta jasa para perempuan.
Discussion about this post