Untuk mencari talenta itu, sudah saatnya diadakan sentra pembinaan di daerah, khususnya ditingkat pelajar.
“Karena panahan ini bisa dimainkan untuk segala umur, dari anak kecil sampai dewasa, dan sekarang trend-nya juga lagi bagus, banyak anak-anak muda yang menjadikan olahraga panahan sebagai lifestyle,” Sarjono memungkas.
Untuk diketahui, Kejuaraan Panahan Piala Gubernur Sultra atau Open Archery 2023 ini mempertandingkan beberapa kategori, yakni, Recuve (putra/putri), Compund Umum (putra/putri), Compund Master Man (40+), Standar Nasional Umum (putra/putri), Standar Nasional U 15 (putra/putri), Standar Nasional U 12 (putra/putri), Barebow (Putra/putri), Horsebow (putra/putri).
Semua kategori akan memperebutkan Piala Gubernur Sultra, Piala Bepeka Archery Indonesia, medali, sertifikat serta uang pembinaan.
Piala Gubernur ini juga sebagai ajang seleksi bagi atlet panahan Sultra menuju kualifikasi Pra PON dan diharapkan bisa mendapat tiket menuju PON 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post