PENASULTRA.ID, JAKARTA – Penghargaan Kependudukan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Population Award (UNPA) 2022 yang diberikan kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah tiba di Tanah Air.
Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo menyambut gembira kedatangan piagam penghargaan dari PBB ini.
Antusias itu terlihat ketika Hasto menunjukan piagam tersebut kepada seluruh jajaran di BKKBN Pusat pada saat apel Senin pagi di halaman Kantor BKKBN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin 20 Juni 2022.
Piagam tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN, Prof. drh. M. Rizal Damanik yang menjadi delegasi Indonesia saat pengambilan penghargaan pada Senin, 13 Juni 2022 lalu di UN Headquarters, New York, Amerika Serikat.
Hasto yang mengenakan kemeja putih celana dan bahan hitam ini pun mengingatkan jajarannya untuk bekerja secara cerdas dan tuntas sesuai dengan brand values BKKBN yaitu Kerja Tuntas, Responsif, dan Nilai Luhur.
“BKKBN berhasil kembali mendapat penghargaan dari United Nation setelah terakhir 33 tahun yang lalu kita menerimanya yang saat itu diterima langsung oleh Presiden Soeharto. Namun kemarin Pak Deputi mewakili BKKBN untuk menerima langsung penghargaan di New York,” kata Hasto yang disambut tepuk tangan para peserta apel Senin pagi.
Dalam piagam tersebut, PBB memberikan sejumlah alasan terkait penghargaan yang diberikan kepada BKKBN. Pertama adalah soal kontribusi signifikan yang dilakukan BKKBN dalam kegiatan Keluarga Berencana (KB) di Indonesia.
Kedua terkait praktik KB terbaik yang dilakukan oleh BKKBN sehingga menjadi role model negara-negara di dunia, serta keterlibatan dalam kerja sama untuk memberikan pelatihan dan bimbingan kepada para pakar kependudukan.
“Keterlibatan Anda dengan lembaga non-pemerintah dan berbasis agama, organisasi tentang isu-isu kependudukan: advokasi untuk mengatasi praktik-praktik berbahaya; pengembangan program untuk membantu keluarga yang tinggal bersama dan merawat orang lanjut usia; dan untuk meningkatkan intervensi untuk memastikan kelanjutan penyediaan layanan keluarga berencana selama pandemi virus corona baru di Republik Indonesia,” tulis piagam tersebut yang ditandatangani oleh Secretary Committee for the United Nations Population Award, Dr Natalia Kanem.
Discussion about this post