“Sulawesi Tenggara sendiri masih memiliki potensi produksi 186 ton dengan luas kebun sebesar 623 Ha. Hasil produksi pinang akan lebih dapat ditingkatkan dengan menanam varietas unggul pinang Batara,” sebutnya.
Deputi Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia yang sebelumnya merupakan Dirjen Perkebunan Kementan dan juga Kadis Perkebunan Pemprov Sultra, Bambang mengatakan, banyak sekali potensi komoditi lainnya di Sultra. Ke depan sebaiknya ekspor dapat dilaksanakan secara langsung dari Pelabuhan Bungkutoko ke berbagai Negara.
“Saya titip Pak Gubernur, potensi Sumda di Sultra ini sangat besar, pinang yang dulu hanya menjadi pagar pembatas saat ini miliki nilai jual tinggi. Segera regenerasi tanaman yang potensial seperti jambu mete yang usianya sudah tua dan diharapkan ekspornya dapat langsung dari Pelabuhan Bungkutoko Kendari ini,” kata Bambang yang langsung direspon cepat oleh Pj Gubernur Sultra dengan memerintahkan perangkat daerahnya untuk segera menindaklanjuti hal tersebut.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post