• Latest
  • Trending
  • All
  • #Headline
  • Advetorial
  • Kepulauan
  • Daratan

Post Truth Ancaman Kebhinekaan

13 Agustus 2021

Polda Sultra Gelar Salat Gaib Doakan Affan Kurniawan

29 Agustus 2025

Bank Sultra Salurkan Ribuan Kupon di Gerakan Pangan Murah Kendari

29 Agustus 2025

Usai Viral Respons Kritik Bubarkan DPR, Ahmad Sahroni Dicopot dari Komisi III

29 Agustus 2025

IFLS 2025: Mempersiapkan Generasi Muda agar Berdaya Menghadapi Masa Depan

29 Agustus 2025

Dewan Pers Imbau Aparat Jaga Keselamatan Wartawan saat Liput Unjuk Rasa

29 Agustus 2025

Keluarga Korban Salah Tangkap di Baubau Minta Polisi Bertanggung Jawab

29 Agustus 2025

Dandim, Kapolres dan Sekda Pinrang Duduk di Aspal Dengarkan Aspirasi Massa

29 Agustus 2025

Video: Bupati Irham Kalenggo Lantik Ichsan Porosi sebagai Pj Sekda Konsel

29 Agustus 2025

BPJamsostek Serahkan Santunan JKK dan JKM di Rakornas PHD 2025

29 Agustus 2025

Patri Sultra Bakal Gelar Rakerda di Konsel, Program Strategis Siap Diluncurkan

28 Agustus 2025

Foto: Cantiknya Gubernur Sherly Tjoanda Saat Berada di Air Terjun Moramo

28 Agustus 2025

Memaknai Istilah Circle KPK: Antara Muryanto, Bobby dan Topan

28 Agustus 2025
Jumat, 29 Agustus 2025
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Profil
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Hak Jawab
Penasultra.id
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
Penasultra.id
No Result
View All Result
  • #Headline
  • PenaPembaca
  • PenaHealth
  • PenaKuliner
  • PenaOto
  • LayarPena
  • PenaSport
  • LensaPena
  • FigurPena
ADVERTISEMENT
Home PenaPembaca

Post Truth Ancaman Kebhinekaan

Redaksi Penasultra.id by Redaksi Penasultra.id
13 Agustus 2021
in PenaPembaca
A A
0

Hendrik

13
SHARES
128
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Narasi yang lekat dengan masalah suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) masih menguat di Indonesia yang belakangan getol menyuarakan isu toleransi. Rasisme ini bisa jadi tidak akan pernah selesai. Pasalnya, kelompok elite selalu melanggengkannya dan tidak hanya dalam momen politik, tapi juga di segala aspek.

Fenomena post truth seperti berita hoax secara masif berseliweran di jejaring media sosial memuncak selama pra dan pasca Pemilu tahun 2019 yang lalu. Perang opini di media sosial yang dilakukan oleh simpatisan maupun oknum provokator cukup mengancam stabilitas dan iklim perpolitikan di Indonesia.

Era post-truth salah satunya adalah keberlimpahan informasi di berbagai media, utamanya media sosial, dimana informasi tersebut lebih banyak menyesatkan dan menggiring opini publik untuk suatu maksud atau tujuan tertentu.

Sebagai contoh, post-truth berpengaruh terhadap dinamika politik bangsa menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan legislatif.

Kedua hajatan rakyat tersebut lebih didominasi oleh hal-hal yang sifatnya destruktif, penuh berita kebohongan, saling fitnah, kampanye hitam, dan masih banyak lagi aktivitas yang ditujukan untuk mendekonstruksi lawan demi meraih keuntungan politik.

Dengan merebaknya fenomena post truth apabila tidak diantisipasi dengan mitigasi yang terencana dan terukur, juga akan berpotensi mempertajam polarisasi di masyarakat, ditandai dengan semakin viralnya pemberitaan yang tendensius mengusung sentimen agama, ras dan kelompok kepentingan yang dapat menjadi tantangan dan hambatan dalam memacu keberlanjutan pembangunan nasional, merawat NKRI guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Di Indonesia sendiri politik post truth di media sosial menjadi konsumsi publik dari berbagai lapisan sosial, kebanyakan isu dan hoax yang di framing adalah tendensius agama, pribumi-non pribumi, komunisme, khilafah, maupun pemerintahan anti islam.

Politik di era post-truth, lebih banyak ditandai oleh para aktor dan simpatisan politik yang lebih mendahulukan perasaan dan emosi dibandingkan fakta objektif yang sesungguhnya. Termasuk pendapat grup afiliasi yang dianggap lebih benar bahkan dianggap “mutlak benar” daripada pendapat yang di luar kelompok afiliasinya. Sumber kompas.com.

Isu post-truth dalam dunia politik digunakan sebagai alat propaganda untuk menyerang suatu golongan, kelompok, atau lawan politik tertentu. Fenomena post-truth seringkali menjadi alat propaganda elit politik untuk memperebutkan kekuasaan.

Tahun 2019 yang lalu Indonesia melaksanakan hajatan pesta demokrasi yaitu pemilihan umum. Dalam perjalanan di tahun politik ini tidak lepas dari isu-isu post-truth yang dihembuskan selama masa kampanye.

Isu-isu yang terus menerus dihembuskan kepada publik seperti kriminalisasi ulama yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi, khilafah yang akan mendapat ruang jika Prabowo dan Sandiaga Uno menang pemilu, isu Jokowi seorang komunis sampai kasus yang menghebohkan ketika Ratna Sarumpaet mengaku dianiaya yang ternyata adalah hoax propaganda ini mampu mengaduk-aduk sisi emosional khalayak untuk menuntut kebenaran hingga meletuslah aksi 212 bela ulama dan Islam, dan gerakan anti khilafah, tidak berlebihan jika mengatakan bahwa gerakan ini sempat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

C. Literasi Media di Era Post Truth

Perkembangan teknologi dewasa ini telah membuka tabir pembatas antara waktu dan jarak dalam menerima dan menyebarkan informasi secara instan di berbagai platform media baik itu media konvensional maupun non konvensional.

Era globalisasi 4.0 telah mengubah sistem sosial, ekonomi dan budaya yang lebih simpel dan instan dalam perkembangannya, masyarakat dengan mudah berbicara tatap muka walau berbeda negara, budaya dapat di promosikan lewat sosial media bahkan pemasaran produk dilakukan lewat berbagai situs belanja online.

Perkembangan teknologi dan informasi juga memberi dampak negatif bagi masyarakat, hal ini dapat dijumpai dengan banyaknya berita hoax yang ada di media sosial, degradasi moral lewat aplikasi yang merusak remaja, maupun tindak kriminal.

Literasi media di era post truth sangat penting bagi masyarakat agar tidak terjebak dan terdikte oleh berita berita hoax yang dapat memecah bela bangsa dan merugikan diri sendiri, dengan literasi media yang baik masyarakat akan lebih banyak mendapatkan hal positif di media sosial.

Literasi media menurut Baran & Denis dalam Tamburaka (2013), merupakan suatu rangkaian gerakan melek media, yaitu: gerakan melek media dirancang utuk meningkatkan kontrol individu terhadap media yang mereka gunakan untuk mengirim dan menerima pesan.

Literasi media merupakan suatu upaya yang dilakukan individu supaya mereka sadar terhadap berbagai bentuk pesan yang disampaikan oleh media, serta berguna dalam proses menganalisa dari berbagai sudut pandang kebenaran, memahami, mengevaluasi dan juga menggunakan media.

Baca Juga

Pasca Pemilu, Apakah Visi Misi Hanya Panggung Sandiwara?

Mari Kita Ubah, Sebelum Kita Diubah Bangsa Lain!

Perselingkuhan Marak, Bukti Rapuhnya Bangunan Pernikahan

Pers Menjaga Kualitas Pemilu

Di era serba internet, masyarakat Indonesia harus memahami betapa pentingnya literasi media agar tidak termakan kabar hoaks. Terlebih, masyarakat memang menjadi sasaran media massa untuk menyebarluaskan kabar berita.

Melalui literasi media, masyarakat menjadi kritis, peka terhadap informasi media massa, serta mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas intelektual. Intinya, literasi media adalah aktivitas yang menekankan aspek edukasi di kalangan masyarakat agar mereka tahu bagaimana mengakses, memilih program yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan yang ada.(***)

Penulis adalah Akademisi Universitas Jayabaya Jakarta

Jangan lewatkan video populer:

 

Page 2 of 2
Prev12
Tags: HendrikSuara PembacaUniversitas Jayabaya Jakarta
Share5Tweet3SendShare
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pasang Iklan Penasultra

Ikuti Kami :

ADVERTISEMENT
Previous Post

Nge-Gym Hemat dengan Fasilitas Lengkap Hanya di Sparko Kendari

Next Post

Dilantik Bupati, Kasim Pagala Jabat Sekda Konut Defenitif

RelatedPosts

Memaknai Istilah Circle KPK: Antara Muryanto, Bobby dan Topan

28 Agustus 2025

Tragedi Sibaluton, Antara Buaya Dilindungi dan Nelayan yang Terabaikan

25 Agustus 2025

Perempuan Berpakaian Mini: Bukan Perusak Negara!

23 Agustus 2025

DPRD Sultra dan Urgensi Publikasi Program OPD untuk Transparansi Pembangunan

22 Agustus 2025

Noel: Dari Jokowi Mania Berakhir OTT KPK

21 Agustus 2025

Sulawesi Selatan dan Tenggara, Petunjuk Arah Baru Ekonomi Timur

15 Agustus 2025
Load More
Next Post

Dilantik Bupati, Kasim Pagala Jabat Sekda Konut Defenitif

Discussion about this post

PenaEkobis

PenaEkobis

Bank Sultra Salurkan Ribuan Kupon di Gerakan Pangan Murah Kendari

by Redaksi Penasultra.id
29 Agustus 2025
0

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) atau dikenal dengan Bank Sultra turut berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang...

Read moreDetails

SeaBank Untung Rp214 Miliar di Semester I-2025

23 Agustus 2025

Yayasan Hadji Kalla Perluas Jejaring Beasiswa Hingga ke Sultra

21 Agustus 2025

Pesta Rakyat Claro Dimeriahkan Peluncuran QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025

17 Agustus 2025

Rony Parulian Meriahkan Grand Opening Maimo Cafe & Bistro Kendari

16 Agustus 2025

Recommended Articles

PT SSB Lahirkan Tenaga Kerja Terampil untuk Bersaing di Industri Manufaktur

28 Oktober 2024

Warga Keluhkan Masalah Banjir saat AJP-Asli Blusukan di Kampung Salo

6 November 2024

SMKN 2 Muna Buka Enam Bidang Keahlian untuk Peserta Didik Baru

29 Juni 2024

Menteri Agama RI: Umat Islam Segera Ambil Kurma Ramadan di Jakarta

27 Februari 2025

Permudah Pelayanan untuk Masyarakat, Kantor Pusat PT SDP Kini Hadir di Kendari

3 Agustus 2023
Load More

Populer Minggu Ini

  • Amanah dan Kader Tulen Jadi Alasan La Ode Darwin Dinilai Pantas Pimpin Golkar Sultra

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Akademisi UHO Soroti Rakornas PHD 2025 yang Akan Digelar di Sultra

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • La Ode Darwin Siap Pimpin Golkar Sultra

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Dangrup 5 Kopassus Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Markas di Sultra

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Tragedi Sibaluton, Antara Buaya Dilindungi dan Nelayan yang Terabaikan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
logo penasultra

penasultra.id
PT Pena Sultra Grup
(Penerbit/Pengelola Penasultra.id)
NPWP: 93.591.690.8-811.000

Kontak »

Advetorial

Peluh Prajurit TMMD 125 Jadi Harapan Baru Warga Nekudu Konawe

Evaluasi Pilkada 2024, Cara KPU Sultra Siapkan Strategi Pemilu Lebih Berkualitas

KPU Sultra Resmi Tetapkan Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih 2025-2030

Link Corner

  • Dewan Pers
  • Persatuan Wartawan Indonesia
  • Serikat Media Siber Indonesia
  • Siberindo.co
  • Dinamikasultra.com
  • Triaspolitika.id
  • Metrosultra.id
  • Bikasmedia.com

  • Profil
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Hak Jawab
  • Kontak
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️

error: Maaf tidak bisa.!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
SMSI - Dewan Pers Penasultra.id

Ikuti Kami :

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️