Adapun hasil dari pertemuan konsultasi publik tingkat provinsi ini menyimpulkan empat hal penting. Yakni:
1. ANTAM berkomitmen untuk mensinergikan program PPM supaya tidak tumpang tindih dengan membuka ruang sinergi dan kolaborasi melalui pemerintah, LSM, serta pihak-pihak terkait lainnya.
2. Seluruh OPD dan LSM membuka peluang sinergi dan kolaborasi dengan ANTAM supaya memastikan program-program tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.
3. Seluruh OPD bersedia untuk bersinergi serta membuka data dan informasi agar program bisa diterima tepat sasaran.
4. RIPPM ini akan disusun dan diverifikasi lebih lanjut secara detail mulai dari aktivitas, target dan indikator dibuat secara terukur.
Dengan berakhirnya konsultasi publik ini menutup rangkaian kegiatan pengumpulan data untuk penyusunan Rencana Induk PPM PT ANTAM Tbk UBPN Konut.
Selanjutnya, hasil konsultasi publik ini akan menjadi bahan masukan bagi ANTAM UBPN Konut dalam menyusun kegiatan program PPM secara terinci dan terukur sehingga program yang nanti akan diberikan bisa tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
”Kami memohon doa dan dukungan seluruh pihak, dari pemerintah, LSM dan masyarakat luas agar bisa mendukung upaya pelaksanaan RIPPM ini sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik,” pungkas Hendra Wijayanto saat menutup konsultasi publik ini.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post