PENASULTRA.ID, MUNA BARAT – Arcan Adia Tama (19) Karateka asal Kabupaten Muna Barat (Mubar), kembali mengharumkan nama Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kejuaraan Ternate Karate Championship (TKC) yang dilaksanakan di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat 17 hingga Minggu 19 Desember 2021.
Dalam kejuaraan memperebutkan Piala Bergilir Walikota Ternate, yang dirangkai dengan Hari Jadi Ternate (Hajat) ke 771 tahun 2021, Arcan Adia Tama berhasil merebut dua medali emas.
Tak tanggung-tanggung, putra sulung pasangan La Ode Aci dan Wa Ani ini sukses mencatatkan dirinya sebagai jawara dalam perebutan Best Of The Best usai menumbangkan karateka andalan asal Halmahera Barat pada partai final dengan skor telak 7:3.
Dewan Guru PB Wadokai Sultra Sihan Amril Sabara mengatakan, Arcan Adia Tama adalah salah satu atlet andalan Wado Ryu Karatedo (Wadokai) Sultra.
Menurut Amril Sabara, sejak dititipkan oleh orang tuanya pada 2020 lalu untuk dilatih sebagai karateka, Arcan sudah memperlihatkan telentanya.
Kata Amril, itu terbukti ketika Arcan berhasil meraih medali emas saat mewakili Wadokai Sultra pada kegiatan Seleksi Nasional (Seleknas) Wadokai Indonesia di Aula Universitas Kader Bangsa Palembang, Juni 2021 lalu.
“Sebelum berlaga di Ternate, Arcan sempat dimotivasi dan dilatih langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PB Wadokai yang juga adalah the legend kararate Indonesia Tommy Firman serta the legend karateka Indonesia Hasan Basri. Sehingga teknik-teknik Arcan itu sudah tingkat nasional saat dia main (komite). Latihannya itu pagi dan sore selama seminggu dan Alhamdulillah Arcan dapat memperlihatkan kualitasnya,” ungkap Amril Sabara via telepon selulernya, Selasa 28 Desember 2021.
AJP Kembali Nahkodai Kadin Konsel https://t.co/wTNIXO9gAe
— Penasultra.id (@penasultra_id) December 28, 2021
Prestasi yang diraih para atletnya saat ini, sambung, Amril merupakan motivasi serta evaluasi untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi event- event yang lebih bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional.
“Selama mereka bertanding saya terus mengamati dan membuat beberapa catatan jika terdapat kekurangan. Dan pastinya kami juga sudah mempersiapkan materi latihan baru,” bebernya.
“Arcan itu raih medali emas di komite 84 kg dan dia main di Best Of The Best, dan Best Of The Best itu diambil dari juara-juara satu (pemain terbaik) dan Arcan tiga kali main. Dan di Best Of The Best itu ada mantan juara dunia Wadokai di India, itu saat ketemu semi final sama Arcan, Arcan unggul dengan skor 5-2. Final ketemu dari Inkado dengan skor 7-3, Arcan berhasil memenangkan medali emas,” jelas Amril.
Discussion about this post