Namun prestasi gemilang yang diraihnya, tetap membuat Arcan rendah hati. Hal itu terlihat saat Arcan pulang kampung untuk bertemu kedua orang tuanya di Desa Nihi, Kecamatan Sawerigading, Mubar.
Arcan tiba di Pelabuhan Nusantara Raha menumpang Kapal cepat Bahari 7F rute Kendari-Raha, Selasa 28 Desember 2021 sekitar pukul 16.10 Wita.
Terpantau, ayahandanya La Ode Aci alias Arce dan beberapa kerabat lainnya menjemput Arcan. Tak ada sambutan spesial tehadap karateka peraih medali emas itu.
Amril menuturkan, Arcan merupakan karateka asal Mubar yang sudah mengharumkan daerah kelahirannya. Untuk itu ia selaku Dewan Guru PB Wadokai Sultra berharap Pemda Mubar memberikan perhatian dan apresiasi lebih terhadap para atletnya yang berprestasi.
“Apresiasi lah buat atlet yang berprestasi. Arcan ini kan atlet asal Muna Barat,” ucapnya.
Amril menambahkan, selain sebagai seorang karateka yang berprestasi, Arcan bercita-cita menjadi seorang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dan keinginan Arcan untuk mengabdikan diri sebagai abdi negara patut didukung.
“Ketua umum Forki Sultra sudah setuju bahwa bila mana ada atlet Sulawesi Tenggara yang berprestasi akan dimasukan menjadi TNI ataupun Polri. Dan itu prioritas,” terang Amril.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post