PENASULTRA.ID, BANDUNG – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat (Jabar) mencetak rekor baru pada penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 49, 50, 51 tahun 2022 dengan merekrut peserta UKW sebanyak 100 orang dalam satu hari penyelenggaraan.
Jumlah ini terbanyak jika menilik penyelenggaraan UKW-UKW yang digelar pengurus PWI Provinsi di seluruh Indonesia.
Namun dari kuantitas itu yang dinyatakan lulus sebagai wartawan berkompeten sebanyak 87 orang dan belum kompeten 8 orang. Rinciannya terdiri dari peserta UKW jenjang Muda 78 orang, Madya 10 orang dan Utama 7 orang.
Mereka langsung dites oleh 18 orang penguji yang merupakan wartawan senior dan telah memiliki legalitas formal dan jam terbang tinggi di dunia wartawan.
“Dari total 100 orang peserta UKW Muda, Madya dan Utama yang menyandang predikat wartawan kompeten berjumlah 87 orang, dan 8 orang dinyatakan belum lulus,” ujar salah seorang penguji UKW yang juga pengurus PWI Pusat, H Wawan pada penutupan UKW di salah satu hotel di Kota Bandung, Rabu 16 November 2022 sore.
Menurut dia, bagi peserta yang belum berhasil mengikuti uji kompetensi, dapat mengikuti pada momentum selanjutnya. Wawan berharap, kegagalan kali ini menjadi pelajaran untuk memperbaiki materi ujian pada seleksi berikutnya.
“Jangan berkecil hati bagi yang belum lulus, masih ada kesempatan lain. Dan bagi yang dinyatakan kompeten, jangan merasa besar hati pula. Jaga dan pedomani UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam melaksanakan kerja-kerja jurnalistiknya sampai kapanpun,” katanya melalui siaran pers yang diterima Redaksi Penasultra.id.
Sekretaris Umum PWI Jawa Barat Tantan Sulton Bukhori mengucap terima kasih kepada semua pihak, baik jajaran penguji, peserta maupun panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan UKW kali ini.
Dikesempatan itu pula, Tantan juga mengucapkan permohonan maaf jika Ketua PWI Jawa Barat H Hilman Hidayat tidak bisa hadir pada penutupan UKW perdana yang diinisiasi PWI Jabar dan Pemprov setempat.
“Insha Allah setelah di Bandung program Roadshow 1000 UKW gratis ini akan bergeser ke Kota Bogor. Menjangkau wilayah Bogor Raya, Cianjur, Sukabumi, dan daerah sekitarnya. Pelaksanaanya awal Desember 2022 mendatang,” kata Tantan.
Mengenai pelaksanaan UKW, lanjut dia, memiliki segudang manfaat, baik bagi individu wartawan, perusahaan atau organisasi pers itu sendiri. Pasalnya, secara tidak langsung, UKW dapat meningkatkan harkat dan martabat jurnalis dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pers.
“UKW ini sebagai forum utama untuk meningkatkan eksistensi wartawan yang kompeten. Ujian ini jelas, dapat meningkatkan nilai, marwah, kualitas dan pembeda bagi wartawan abal-abal yang selama ini menodai citra dan profesi wartawan yang mulia ini,” tegas Tantan.
Discussion about this post