PENASULTRA.ID, MUNA – Fakta memilukan terkuak dari lisan AK, korban rudapaksa di Kabupaten Muna saat tengah dirawat sesaat sebelum menemui ajalnya pada Sabtu 25 September 2021.
Kepada sang bibi, siswi malang yang masih duduk di kelas VI sekolah dasar itu bercerita jika kondisi yang dialaminya akibat pemerkosaan oleh tiga pelaku. Ketiga terduga pelaku tak lain adalah kerabat dekat korban sendiri. Mereka masing-masing berinisial RH, IM dan FT (masih di bawah umur).
Mendengar pernyataan AK, pihak keluarga langsung mengadukan kejadian yang dialami korban ke Makopolsek Tongkuno pada Senin 20 September 2021 lalu.
Diberitakan sebelumnya, AK (inisial), siswi yang masih duduk di kelas VI di sebuah SD di Kecamatan Tongkuno Selatan (Tongsel), Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga menjadi korban rudapaksa tiga orang kerabat terdekatnya pada Jumat pagi, 17 September 2021 lalu.
View this post on Instagram
“Dua pelaku itu (RH dan IM) sudah menikah, satunya (FT) masih anak di bawah umur. Mereka juga tinggal bersama di rumah neneknya. Kami keluarga sangat-sangat terpukul dengan kejadian ini. Kita tidak sangka mereka berbuat begini sama AK,” tutur WS, salah seorang keluarga korban saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu pagi, 26 September 2021.
Informasi yang berhasil dihimpun awak Penasultra.id, pagi saat hari kejadian, korban yang masih bocah itu sempat dibawa ke Puskesmas Lombe, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) guna mendapatkan perawatan medis.
Discussion about this post