PENASULTRA.ID, MUNA – Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) se-Sulawesi Tenggara (Sultra), LM. Bariun menyoroti pernyataan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Muna, LM Rusman Emba disalah satu media online lokal baru-baru ini.
Dimana Rusman Emba menyebut Bupati Muna Barat (Mubar), LM Rajiun Tumada terkonfirmasi positif Covid-19.
“Jadi bukan hoaks ya, sesuai hasil yang kita terima, pak Rajiun positif Covid-19,” kata Rusman Emba yang dikutip pada pemberitaan di salah satu media online.
Menurut Bariun, Rusman yang juga menjabat sebagai Bupati Muna seyogyanya tidak membeberkan ke publik terkait kabar yang belum pasti kebenarannya.
Apalagi, tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muna tidak mempunyai kewenangan. Sebab, pemeriksaan swab terhadap LM Rajiun bukan dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna melainkan di RS Bahteramas Kendari.
View this post on Instagram
“Gugus Tugas Covid-19 Muna tidak punya kepentingan untuk menyampaikan hasil swab itu. Yang berhak yakni Gugus Tugas Sultra dan penyampaiannya itu bersifat inisial, tidak menyebut nama, apalagi ini menyangkut nama pejabat, kecuali betul faktanya sudah ada hasilnya,” kata Bariun, Rabu 9 September 2020.
Anehnya lagi, Kepala Dinas Kesehatan Sultra bahkan menyebut belum mengetahui bahwa LM Rajiun terkonfirmasi Covid-19.
Discussion about this post