Guna mendukung tujuan mulia tersebut, pada 2021 Makadaya meluncurkan program utama tahunannya bertajuk “Makadaya Fellowship”.
Program ini fokus pada inkubasi untuk pengembangan kapasitas, binaan, juga bantuan pendanaan awal bagi peserta atau para fellow yang terpilih.
Tahun ini, dengan antusiasme lebih besar, sebanyak 545 pendaftar dari seluruh Indonesia berpartisipasi untuk ikut dalam program Makadaya Fellowship, lebih tinggi jika dibandingkan tahun pertamanya yang berjumlah 444 orang.
Saat ini, Makadaya Fellowship sedang menginkubasi delapan fellow terpilih yang berasal dari tujuh provinsi. Ke delapan fellow ini akan diberi fasilitas untuk mengembangkan usaha sosial mereka ke dalam enam kategori dampak yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDG), yaitu pelestarian lingkungan, kesetaraan gender, pangan dan pertanian, kesehatan masyarakat, kesejahteraan sosial, dan pariwisata berkelanjutan.
“Makadaya konsisten dan berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem social enterprise dan pegiatnya untuk membangun jaringan dan solusi bermakna untuk masa depan. Ke depannya, kami ingin Makadaya bisa menjadi salah satu pusat bagi para wirausahawan sosial di Indonesia untuk mendapatkan bantuan yang dibutuhkan untuk berdampak dan menyelesaikan isu sosial lingkungan di komunitas mereka,” pungkas Citra Savitri, co-founder Makadaya.
Tentang Makadaya
Yayasan Makna Karya Berdaya (Makadaya) adalah organisasi yang fokus pada dampak lingkungan dan sosial melalui program pengembangan minat dan bakat masyarakat dengan kapasitas menjadi wirausahawan sosial yang melakukan perubahan positif di komunitas.
Berlokasi di Bali, Makadaya memiliki visi dan misi yaitu menjadi pusat untuk membangun wadah inkubasi suportif bagi kewirausahaan sosial di Indonesia yang membawa dampak nyata untuk berkontribusi terhadap perwujudan sustainable development goals (SDGs).
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post