PENASULTRAID, KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Dwi Irianto dikabarkan segera mengakhiri masa dinasnya di Bumi Anoa lantaran ia bakal memasuki purna tugas pada Mei 2025.
Perwira Tinggi (Pati) Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 yang berpengalaman di bidang reserse itu sebelumnya pernah menjabat Wakapolda Sultra saat menyandang pangkat Brigjen Pol atau bintang 1.
Pasca promosi Jenderal bintang 2, pria kelahiran 1 Mei 1967 itu resmi menjabat sebagai Kapolda Sultra pada 26 April 2024 lalu.
Karena aturan, sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia atau UU Polri yang mengatur masa dinas polisi hingga umur 58 tahun, Dwi Irianto akan melepas jabatan Kapolda Sultra pada Mei 2025 mendatang.
Kursi 01 Polda Sultra sepeninggal Dwi Irianto nanti kini telah menjadi perbincangan hangat masyarakat. Sejumlah Jenderal bintang 1 sudah mulai jadi bahan promosi masyarakat Sultra. Siapa saja yang layak?
Salah satunya adalah, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Chris Reinhard Pusung.
Ketua Perisai Prabowo-Gibran Sultra, Agusran Saelang menilai, Brigjen Pol Chris Reinhard Pusung adalah sosok yang tepat memimpin Polda Sultra kedepan. Pasalnya, Brigjen Pusung memiliki rekam jejak yang cemerlang selama bertugas dan berpengalaman di bidang terorisme.
“Sejumlah pendidikan nonformal dalam maupun luar negeri berkaitan dengan bidang terorisme pernah diikutinya. Beliau juga adalah Jenderal polisi bintang 1 yang dicintai oleh bawahannya,” tutur Agusran, Kamis 27 Februari 2025.
Tak hanya itu, kata alumni Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) angkatan 2000 ini, selama menjabat sebagai Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pusung telah banyak menorehkan sejumlah prestasi. Di antaranya, mengungkap beberapa kasus penyelundupan dan peredaran narkotika.
Discussion about this post