PENASULTRA.ID, KENDARI – Siapa yang paling berpeluang meraih kursi Wali Kota Kendari pada pemilihan wali kota (Pilwali) November 2024 mendatang kini sedikit mulai terkuak melalui survei opini publik yang dilakukan oleh Indikator.
Dalam surveinya, Indikator menempatkan Aksan Jaya Putra (AJP) unggul jauh atas dua pesaing terdekatnya, yakni Siska Karina Imran (SKI) dan Sitya Giona Nur Alam (SGN).
Dalam slide survei yang dilaksanakan pada 3 sampai dengan 11 Mei 2024 itu, menampilkan simulasi elektabilitas tiga kandidat. AJP berhasil memimpin jauh dengan selisih signifikan hingga 15 persen.
AJP yang diprediksi sejumlah pihak bakal memenangkan pemilihan Wali Kota Kendari mendatang mencatat elektabilitas di angka 35,8 persen, disusul SKI 19,1 dan SGN 18,2 persen. Sementara yang belum menentukan jawaban dan pilihan di angka 26,9 persen.
Pihak lembaga Indikator belum memberikan konfirmasi terkait hasil survei yang sedang heboh dan menjadi perbincangan di media sosial sejak Senin malam, 13 Mei 2024 tersebut.
Bocoran ini, menurut pengamat politik, Andi Taufiq Aris (ATA) bukan sesuatu yang mengejutkan. Keunggulan AJP, kata dia memang sudah banyak diprediksi sejumlah kalangan.
“Salah satu variabel utama AJP bisa mendominasi dalam elektabilitas karena dinilai sebagai salah satu kandidat yang paling siap. Baik soal ketersediaan dukungan partai, sampai kesiapan finansial,” ujar Direktur Mitra Demokrasi Indonesia itu, Rabu 15 Mei 2024.
Belakangan ini, AJP memang salah satu kandidat yang sudah mengantongi SK bakal calon Wali Kota dari Partai Golkar. Ini melahirkan persepsi publik bahwa AJP akan maju. Apalagi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) itu menjadi satu-satunya yang direkomendasikan oleh DPD II Golkar Kota Kendari.
Selain itu, ATA tidak menampik secara personal, AJP dianggap sebagai sosok prestisius dan bisa membawa Kota Kendari lebih baik ke depan.
Pada Pileg 2024, AJP yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra kembali terpilih lewat Dapil Sultra I dengan tren perolehan suara meningkat positif.
Discussion about this post