Menurutnya, untuk pembuatan kain tenun membutuhkan waktu yang lumayan lama, khususnya untuk pemesanan kain tenun bermotif. Tetapi untuk pemesanan kain tenun biasa hanya memakan waktu tiga sampai empat hari.
“Jadi kain tenun bermotif itu pembuatannya bisa sampai berminggu-minggu, apalagi kalau motif yang digunakan sangat rumit. Disitulah perbedaan harga kain tenun biasa sama yang bermotif,” tutur Wa Kahama.
Senada, penenun asal Kelurahan Lakorua Kecamatan Masteng, Wa Hasini mengatakan, bagi dia yang notabene ibu rumah tangga, ia mampu menghasilkan uang tambahan bagi keluarga.
“Meskipun hasilnya tidak terlalu banyak, akan tetapi kami sangat bersyukur. Paling tidak dalam satu bulan, ada penghasilan kita dapat. Dan semua itu tergantung pesanan dari konsumen. Kalau pesanannya banyak, maka untungnya juga besar,” kata Wa Hasini.

Tenun Kamohu Mendunia
Beberapa kain tenun khas Buteng, termasuk tenun Kamohu ternyata telah dipamerkan diajang (event) internasional, yakni dalam event New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) pada Februari 2023 lalu.
Di event tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buteng menggandeng Defrico Audy, salah satu desainer terkemuka Indonesia untuk menyulap kain tenun khas Buteng menjadi berbagai busana yang unik.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post