Hal yang sepertinya butuh tenaga dan usaha ekstra di era globalisasi yang apa-apa kebanyakan memakai bahasa Inggris ini.
“Album “Berang Dualima” sebuah mahakarya paling jujur dari segi materi dan lirik, bertahan di situasi pandemi, gesekan sosial, pertemanan, cinta, hingga ditinggal orang yang melahirkan saya di umur 25 tahun,” kata Angga Bahari, bassist dari The Sams.
Album penuh perdana dari The Sams ini cukup menjanjikan secara materi musik dan liriknya. Eksplorasi yang mereka lakukan di beberapa lagu juga cukup menarik seperti di lagu “Apa Kabar?” yang sedikit banyak terasa pengaruh dari band daratan Inggris seperti The Stone Roses, mengangkat fenomena manusia silver sebagai tema lagu di lagu “Manuver”, dan juga menceritakan kekacauan pandemi Covid-19 di lagu “19 Sialan”.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post