“Setelah ada pengalihan arus lalulintas, masyarakat ada rasa tidak nyaman, tapi ini tujuannya agar tidak ada hal-hal yang berdampak pada gangguan Kamtibmas. Kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak terkait. Seluruh Forkopimda juga sudah mendatangi lokasi pemblokiran dan menjelaskan pekerjaan jalan akan segera dilakukan,” tambah Debby.
“Kami tekankan bahwa situasi sampe sekarang ini masih kondusif. Melalui tim di lapangan kita sudah sampaikan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang melawan hukum, apalagi sampe berbuat anarkis,” tutup Debby.
Pantauan awak media PENASULTRA.ID, tujuh randis berupa satu unit roda empat milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buton Tengah (Buteng) dan enam unit sepeda motor plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dan Muna Barat (Mubar) yang disandera selama kurang lebih tiga pekan terakhir telah berada di Mapolres Muna.
Ketujuh Randis ini selanjutnya akan dikembalikan kepada pihak-pihak yang berwenang atas kepemilikan kendaraan tersebut.
Untuk diketahui, sebelumnya sekelompok ibu-ibu di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi meluapkan amarahnya dengan nyaris menggulingkan sebuah randis yang disandera akibat jalan yang rusak parah dan tak kunjung diaspal.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Yeni Marinda
Discussion about this post