PENASULTRA.ID, MUNA – Uang jasa para honorer tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Baharuddin Kabupaten Muna disunat.
Salah seorang honorer Nakes blak-blakan di hadapan sejumlah anggota legislatif (aleg) saat aksi damai di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna belum lama ini.
Menurutnya, uang jasa mereka setiap kali diterima tak pernah utuh, selalu saja dipotong. Tak main-main dugaan pemotongan uang jasa yang ditenggarai dilakukan pihak manajemen RSUD dr. LM Baharuddin hingga 80 persen besarannya.
“Semisal yang mestinya kita terima Rp100 ribu, yang kita dapat hanya 20 ribu rupiah saja, sisanya dipotong,” kata pria itu.
Terpisah, Direktur RSUD dr. LM Baharuddin, Muhammad Marlin menampik adanya pemotongan yang dilakukan pihaknya.
Pasalnya uang jasa dan honor dibayarkan melalui rekening masing-masing nakes. Jadi menurutnya tak ada celah untuk melakukan pemangkasan uang jasa seperti yang ditudingkan.
Discussion about this post