Sementara itu, A, bos UD. RS membantah pernyataan warga tersebut. A mengaku lebih mendahulukan warga. Namun ia tak menampik, jika ada sekitar tiga drum minyak tanah yang dijual ke tempat lain. Menurutnya, minyak tanah itu merupakan sisa-sisa setelah warga telah mendapat jatah.
“Begitulah warga klu tdk dapat selalu pangkalan yg diomongin yg bukan2, PD hal saya demi Allah lebih mengingat wargaku klupun sy jual ketempat lain itu sisahw dari mereka itupun tidak banyakmi juga tinggal 2 atau 3 from saja,” tulis A dalam balasan WhatsAppnya menjawab konfirmasi wartawan, Rabu malam, 14 September 2022.
Menurut wanita itu, setiap bulan sekali pembagian minyak tanah selalu saja ada keributan kecil. Pasalnya, kata dia, ada beberapa warga yang ingin mengambil minyak lebih dari yang telah ditetapkan.
“Pasti ada keributan sedikit Krn mereka tdk mau di atur ada yg mau ada yg tdk nantinya. Krn ingin ambil lebih dr yg telah di tetapkan. Tapi bln depan insyallah kami akan atur agar tdk terjadi seperti kemarin,” tulis A lagi.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post