PENASULTRA.ID, JAKARTA – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI benar-benar memanfaatkan ruang rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran pejabat utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) yang digelar Senin 27 September 2021.
Dalam RDP yang disiarkan langsung melalui akun resmi TV Parlemen itu terlihat Dirut PT. Aneka Tambang (Antam), Dana Amin kelabakan menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan Adian Napitupulu.
Secara gamblang, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu nampak tidak puas dengan presentase slide data yang disajikan Dirut PT. Antam.
“Berapa luas IUP yang dimiliki oleh Antam? Berapa luas yang punya kandungannya? Berapa luas yang sudah diproduksi oleh mereka? Ada nggak data itu? Bisa dipaparkan sekarang pimpinan. Agar kita tahu. Antam ini produktif apa nggak? Jangan-jangan lahannya banyak yang nganggur,” kata Adian.
Menanggapi hal itu, Dirut PT. Antam, Dana Amin mengaku secara angka pihaknya belum bisa menghadirkannya. Sebab, datanya belum disiapkan.
View this post on Instagram
Dana Amin lalu menyebut garis besarnya wilayah konsesi PT. Antam yang ada di Tanah Air. Di antaranya ada di Sulawesi Tenggara (Sultra). Yakni, di Kolaka dan Konawe Utara (Konut).
“Semuanya berproduksi kecuali yang tumpang tindih di Konawe Utara,” katanya.
Discussion about this post