PENASULTRA.ID, BOMBANA – Pengukuhan pengurus paguyuban Rukun Keluarga Moronene (RKM) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses digelar di salah satu hotel ternama di Kota Kendari, Sabtu 12 Juni 2021.
Meski pelaksanaannya lancar, namun ada saja sejumlah masyarakat Bombana yang memberi penilaian miring. Di antaranya soal suguhan tarian adat khas suku Moronene yang disajikan dalam acara tersebut.
Menurut beberapa sumber, Tari Lumense yang ditampilkan dalam acara tersebut berbeda dengan Tari Lumense sesungguhnya. Bahkan tidak sedikit masyarakat menyebut bahwa tarian yang disuguhkan oleh panitia kegiatan dianggap bertentangan.
Discussion about this post