PENASULTRA.ID, MUNA – Reses di Desa Bhontu Bhontu, Kecamatan Towea, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), anggota DPRD Muna dari Fraksi Gerindra Moh. Iksanuddin Makmun tampung sejumlah keluhan dan aspirasi masyarakat setempat.
Pada reses yang digelar, terkuak beberapa persoalan yang menjadi keluhan warga Desa Bhontu Bhontu. Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sehari-hari warga Bhontu Bhontu rupanya masih membeli dari penjual air yang berasal dari desa tetangga.
Memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, sedikit banyaknya membantu kebutuhan akan air bagi warga desa yang berpenghuni lebih dari 1000 jiwa itu. Air hujan yang turun merupakan rahmat tersendiri bagi mereka.
“Bayangkan pak, kalau kita beli tiga jerigen itu Rp 5000. Untuk mandi saja tidak cukup, apalagi untuk mencuci dan kebutuhan lain,” keluh salah seorang warga Desa Bhontu Bhontu dalam sesi tanya jawab pada gelaran reses, Sabtu 26 Juni 2021.
Bukan hanya persoalan ketersedian air bersih akibat belum adanya sumber mata air yang menjadi keluhan mereka. Namun aliran listrik yang tidak memadai juga menjadi keresahan mereka.
Untuk penerangan warga masih mengandalkan generator dan panel listrik tenaga surya. Bahkan guna menekan biaya bahan bakar yang dipakai pada generator, warga terpaksa menggunakan listrik hanya pada malam hari.
“Mesin lampu dulu pernah ada pak yang dikelola swasta, tapi iuran bulanan yang cukup tinggi sehingga banyak masyarakat yang tidak sanggup bayar,” masih kata warga tersebut.
Dikesempatan itu, desa yang 90 persen penduduknya berprofesi sebagai nelayan meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) Muna untuk memperhatikan dan membantu pengembangan potensi sektor kelautan dan perikanan yang dimiliki desa yang terletak di wilayah kepulauan tersebut.
Discussion about this post