PENASULTRA.ID, KONAWE SELATAN – Reses (kunjungan kerja) di Kecamatan Konda, Anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) Hj. Nurlin Surunuddin menyambangi jamaah dan masyarakat yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Thariqah Al Qadiriah Wan Naqsyabandiyah Sultra Kermusyidan Syakh Djuanidi Ar Ridalah Al- Asror, Desa Pombulaa Jaya, Kecamatan Konda, Konawe Selatan (Konsel), Minggu 30 Januari 2022.
Dalam resesnya, anggota Komisi Satu DPRD Sultra itu menekankan pentingnya perhatian semua pihak terhadap masalah stanting yang menghambat pertumbuhan pada anak.
Ketua TP-PKK Konsel ini, mengajak semua perempuan untuk terus memacu kualitas dan perannya dalam hal pembinaan dan mensejahterakan keluarganya khusunya untuk pencegahan stanting
“Kita sebagai perempuan tidak boleh lemah dalam menjalankan peran. Harus berdiri sama tinggi dalam mendampingi suami untuk membangun keluarga yang lebih baik dan berkualitas,” kata Nurlin Surunuddin.
Istri orang nomor satu di Konsel itu mengatakan, dirinya akan berupaya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi berupa rumah layak huni yang diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu di Konsel.
Sehingga, tambah Anggota Fraksi Golkar DPRD Sultra itu, dalam resesnya menjaring aspirasi sekaligus memastikan membutuhkan bantuan perumahan tersebut.
Ketua TP-PKK Kecamatan Konda, Asdiana menyebut salah satu warganya tidkk lagi memiliki rumah karena sudah tertimpa pohon saat hujan disertai angin kencang baru-baru ini.
Dar Edy Yoga Kumandangkan HPN 2022 dari Puncak Gunung Latimojong https://t.co/FbeDXZCLz9
— Penasultra.id (@penasultra_id) January 29, 2022
“Ada warga kami mengalami musibah karena rumahnya tertimpa pohon saat hujan dan angin kencang,” ungkap istri Camat Konda itu.
Asdiana mengajak Hj. Nurlin Surunuddin meninjau langsung kondisi rumah warganya. Pasalnya, camat dan pemerintah desa telah melakukan koordinasi dengan BPBD Konsel namun belum ada realisasi.
Kepala Desa Pombulaa Jaya Jafar, mengusulkan penambahan lampu jalan yang masih dinilai sangat kurang. Karena hingga saat ini diberikan jatah hanya 20 unit. Sehingga butuh penambahan hingga 100 unit untuk menerangi ruas jalan di desa. Kemudian masalah kondisi jalan yang harus diaspal serta kondisi drainase kerap mengancam terjadinya musibah banjir dimusim hujan.
“Saya mengusulkan penambahan lampu karena jumlahnya masih kurang dan perbaikan sarana jalan,” ujar Jafar.
Wakil Ketua Yayasan Junaid Al-Qodri Muhammad Tomin Landema meminta kepada Hj. Nurlin Surunuddin agar bisa membantu pembangunan masjid Ponpes yang sementara dalam proses penyelesaian pembangunan karena masjid tersebut tak lama lagi akan digunakan.
Discussion about this post