Selain itu, La Ode Ikhsanuddin Hamid juga menyarankan salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mengurangi angka kemiskinan adalah dengan melakukan percepatan realisasi kegiatan Pemerintahan baik fisik maupun non fisik di awal hingga akhir tahun anggaran.
“Hal demikian dapat memicu perputaran ekonomi ditengah-tengah masyarakat,” ujar Ikhsanuddin.
Turunnya angka kemiskinan di Wakatobi turut pula mempengaruhi turunnya angka kemiskinan ekstrim.
Berdasarkan data Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan (TNP2K) tahun 2021 angka kemiskinan ekstrim di Wakatobi sebesar 8,76 persen kini turun menjadi 2,63 persen pada tahun 2022.
Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
https://youtu.be/PJTk5hEAfyI
Discussion about this post