Pada kesempatan tersebut, Tamrin mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokse) dalam melakukan aktivitas.
“Memutus mata rantai Covid-19 adalah tugas kita semua. Harus ada kesadaran dari masyarakat. Untuk itu mari kita terapkan 5M. Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan membatasi untuk tidak keluar kalau tidak penting,” pungkas Tamrin.
Untuk diketahui, tradisi “Pekandeana ana-ana Maelu” diawali dengan memandikan anak yatim piatu oleh “bhisa” atau dukun kampung perempuan yang menggunakan pakaian adat Buton.
Selanjutnya anak-anak yang sudah dimandikan dibawa ke dalam ruangan yang sudah disiapkan makanan tradisional Buton, berupa lauk dan pauk serta kue-kue tradisional.
Kemudian mereka disuapi oleh pemilik rumah dan tokoh adat serta diberikan amplop berisi uang, biasa disebut dengan istilah uang lebaran.
Penulis: Yeni Marinda
Discussion about this post