PENASULTRA.ID, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S. Depari menegaskan, pihaknya sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Memang diperlukan penyadaran kepada masyarakat bahwa meraih prestasi olahraga itu tak bisa instan. Harus disiapkan instrumennya mulai dari bawah, dengan pondasi yang kukuh, maka ke depan prestasi akan datang dengan sendirinya.
Menurut Atal, tugas wartawanlah untuk memberikan pemahaman tersebut kepada masyarakat. Menyosialisasikan terus-menerus dalam bentuk pemberitaan di media masing-masing, sehingga masyarakat dan pencinta olahraga paham bahwa Indonesia sedang memulai membangun pondasi olahraganya. Tentu saja, itu tak bisa terwujud dalam empat atau lima tahun, tetapi minimal sepuluh tahun.
“Saya itu senang karena menurut saya, DBON ini kado paling besar untuk olahraga Indonesia. Saya tak menyangka, karena pabriknya ini akhirnya bisa dibuat setelah sekian lama. Kami optimistis prestasi besar ke depan bisa diraih jika ini dijalankan dengan konsisten,” tutur Atal dalam Webinar sosialisasi DBON yang diadakan Kemenpora dengan PWI Pusat, Rabu 1 September 2021.
Atal menegaskan, PWI siap bekerja sama dengan Kemenpora untuk terus menggaungkan DBON sampai ke daerah-daerah. Dengan ribuan wartawan yang menjadi anggota, maka tentu pers menjadi garda terdepan untuk menyuarakan perubahan paradigma olahraga Indonesia melalui DBON.
Dalam Webinar sosialisasi DBON ini, yang menjadi Opening Speech adalah Menpora, Zainudin Amali. Sementara, yang menjadi narasumber antara lain, Dewan Pakar DBON Profesor Asmawi, akademisi olahraga Del Asri, Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta dan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti.
Cikal Bakal Lahirnya DBON
Minimnya prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia menjadi cikal bakal terbentuknya program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang kini tengah dimatangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Hal itu baru bisa Kemenpora persiapkan dan matangkan dengan stakeholder olahraga lainnya setelah Menpora, Zainudin Amali mendapatkan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mereviu total sistem pembinaan olahraga nasional pada peringatan Haornas 9 September 2020.
Menpora menilai, prestasi-prestasi atlet Indonesia yang didapatkan kini lebih karena by accident.
Integrasikan Simdata Buka Info, Kadis Kominfo Sultra Kunjungi Sejumlah OPD https://t.co/GH9erW6oy9
— Penasultra.id (@penasultra_id) August 31, 2021
Sementara DBON hadir dengan sistem pembinaan atlet jangka panjang sehingga prestasi tinggi bakal didapatkan melalui program pembinaan yang benar.
Discussion about this post