Kepada Tim Humas BKKBN Maluku, Aster Kasdam Kolonel Inf Hasandi Lubis menyebutkan upaya percepatan penurunan stunting ini merupakan perintah dari Panglima TNI pada akhir 2022. Maka, seluruh jajaran TNI harus membantu percepatan penurunan stunting.
“Sejak pengukuhan panglima TNI di akhir tahun 2022 sebagai Bapak Asuh Anak stunting seluruh jajaran TNI diperintahkan untuk menjadi bapak asuh anak stunting dan saya juga termasuk mempunyai anak stunting di Kecamatan Nusaniwe,” ujar dia.
Menurut Kolonel Inf. Hasandi, pihaknya membutuhkan pembekalan pemahaman.
“TNI perlu mendapat ilmu tentang pentingnya protein hewani yang diberikan ke anak, dari pembekalan ini kita akan memaparkan pemahaman ke seluruh jajaran TNI bahwa ada penegasan tentang pentingnya pemberian protein hewani,” ujarnya.
Hasandi berharap seluruh jajaran TNI di Maluku nantinya dapat mengedukasi masyarakat tentang pemahaman pentingnya perilaku dalam memberikan pola pengasuhan dan asupan makanan.
“Penanganan stunting kita berupaya bersama berkolaborasi untuk memberikan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya asupan makanan demi tumbuh kembang anak dan personel kita siap untuk membantu mendampingi keluarga berisiko stunting,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama para Babinsa dan Kowad juga diberikan materi dari Widyaiswara Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku M. Ridwan Dasnel tentang cara mengedukasi masyarakat untuk pendampingan keluarga berisiko stunting.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post