Sebab, sebuah hal ironi ketika partai dipimpin oleh kader yang sementara menjalani pidana.
“Kita tidak ingin ambil resiko dihadapan publik, makanya ada penyegaran kepengurusan dengan mengganti Ketua sebagaimana atas pandangan pengurus mulai dari DPC, DPW hingga DPP dan pertimbangan aturan partai,” terang Irawati.
Sejauh ini, katanya, Imanuddin masih tetap berstatus kader di partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut. Terkait statusnya sebagai anggota DPRD Konkep, pihaknya masih mempertahankannya sembari menunggu pertimbangan dari DPP PKB.
“Karena rasa kemanusiaan, beliau tetap jadi kader. Kita tetap menganggap yang bersangkutan sebagai saudara sekaligus sahabat. Tapi, kami juga harus menjaga marwah partai sebagai pertanggungjawaban publik,” tutur Irawati.
Ia berharap, semua pihak menghormati keputusan partai dengan berbagai pertimbangan serta tidak mengabaikan aturan.
“Keputusan yang diambil ini sudah sangat bijak. Hal ini semata menjaga nama baik organisasi partai,” pungkas Irawati.
Penulis: Yeni Marinda
Discussion about this post