Menurutnya, lewat MoU ini Pemkab Konsel siap memberikan fasilitas apapun yang dibutuhkan para kelompok tani.
“Seperti akan ada study banding di kelompok tani ke Jember. Hal ini dilakukan agar komoditas unggulan ini bisa diekspor,” Surunuddin menambahkan.
Kedepan, katanya, tak hanya kopi, sawit dan porang juga mulai digarap.
“Semua di 336 desa di Konsel kita akan kembangkan berdasarkan potensinya. Ada sawit, kopi dan porang,” Surunuddin memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post