“Semoga almarhum husnul khatimah di ampuni segala dosa-dosanya dan dilapangkan kuburnya. Buat keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan, khususnya masyarakat Koltim,” tutupnya.
Untuk diketahui, SBM dilarikan ke Puskesmas Tirawuta sesaat setelah pingsan dan tak sadarkan diri usai bermain sepakbola pada Jumat sore, 19 Maret 2021 di lapangan sepakbola Raterate, Koltim.
Setelah tiba di puskesmas, dilakukan tindakan pertama dengan memompa jantung secara manual namun tidak ada reaksi.
Pada pukul 17.20 Wita, Syamsul Bahri dirujuk ke BLUD RSUD Konawe. Namun, takdir berkata lain, Syamsul berpulang ke rahmatullah pada pukul 19.45 Wita setelah sempat siuman selama 10 menit di RSUD Konawe.
Penulis: Iwan Charisman
Editor: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post