Usai pelatihan itu menyerahkan bantuan 12 unit pengolahan kopra putih yang dipusatkan di Desa Tabapoma, Kecamatan Bacan Timur Tengah.
Dengan demikian, lanjut Usman, para petani bisa menggunakan unit pengolahan kopra putih dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan daya saing komoditi unggulan daerah kelapa menuju senyum kesejahteraan masyarakat.
Para kelompok petani kopra tersebut juga didampingi tenaga penyuluh dari Dinas Pertanian untuk tiap-tiap desa yang mempunyai alat pengolahan, sehingga petani bisa mengetahui cara pengolahannya.
“Program ini kita baru mulai 2021, tapi hasilnya sudah mulai dirasakan masyarakat. Kita akan terus jalankan ini,” ucap Usman Sidik.
Usman Sidik berharap menjadikan Halmahera Selatan sebagai sentra kelapa makin terbuka lebar.
“Kami ingin Halmahera Selatan menjadi sentra kelapa sesuai dengan visi dan misi kami yakni Mengembalikan Senyum Masyarakat Halmahera Selatan dengan meningkatkan ekonomi petani kelapa,” tandas Usman.
Kabupaten Halmahera Selatan memiliki luas wilayah 40.263,72 km2 atau sekitar 27,62 persen dari luas wilayah Provinsi Maluku Utara. Luas daratannya 8.779,32 km2 (22 persen) dan luas lautnya 31.484,40 km2 (78 persen). Jumlah pulaunya 371 buah.
Penduduknya berjumlah 252.357 jiwa yang tersebar di 30 kecamatan dan 249 desa. Penduduk kabupaten ini juga beragam, yang beragama Islam 80 persen dan sisanya beragama Kristen dan terdapat 18 etnis.
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post