Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar IDI Dr. Mohammad Adib Khumaidi mengatakan, kegiatan Rakernas IDI tersebut bertujuan untuk mengembangkan pembangunan sumber daya manusia di bidang kedokteran medis guna meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera.
“Sebuah proses evaluasi program kerja sekaligus menyempurnakan dan memperbaiki pada periode sisa kepengurusan. Pada Rakernas Kendari ini akan semakin memperkuat pijakan pondasi organisasi dengan strong alignment dan spritual effor,” ujar Adib.
Dengan mengusung tema Rakernas “IDI Reborn: Bangkit dan Bersatu untuk Harkat Profesi Dokter dan Rakyat Indonesia” tahun ini, Adib optimis IDI akan senantiasa update, visioner, antisipatif, dan prospektif.
“Karena dokter saat ini adalah profesi yang sangat mengerti hati rakyat dan peduli dengan kondisi sosial. IDI harus mampu melakukan perubahan transformatif sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi,” pesan Adib.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sultra, dr. La Ode Rabiul Awal mengungkapkan harapannya pada organisasi IDI.
“Organisasi ini adalah organisasi yang sahih sehingga apapun turbulensi yang ada, IDI akan lebih solid dan tidak akan goyah,” ucapnya dalam acara yang berjumlah sekira 1000 peserta tersebut.
“Saya mengajak sejawat sekalian mari momen Rakernas ini kita jadikan konsolidasi. Kalau mau berjalan cepat silakan berjalan sendiri, tapi kalau mau panjang dan jauh mari kita berjalan bersama-sama,” ajak La Ode memungkasi.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post