Menurutnya, kegiatan yang dikerjakan di Kelurahan Sidodadi dengan total anggaran Rp200 juta tersebut diduga tanpa ada musyawarah sebelumnya yang dilakukan oleh pihak pemerintah kelurahan.
“Saya kurang tau apakah itu atas aspirasi masyarakat atau tidak karena setahuku tidak pernah ada rapat atau musyawarah di kelurahan soal kegiatan ini,” Amran menambahkan
Sementara itu, Lurah Sidodadi Nanang Lesmana mengaku, papan informasi kegiatan yang dimaksud sudah ada, hanya saja belum sempat dipasang.
“Ada papan informasinya, memang kita belum sempat pasang saja karna sebenarnya pekerjaan ini belum mau dikerja, tapi besok saya suruh pasang,” beber Nanang Lesmana yang dihubungi via WA, Jumat malam, 2 Agustus 2024.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan usulan masyarakat melalui ketua RK di lingkungan masing-masing. Kemudian pihaknya mengevaluasi mana-mana saja dari usulan itu yang skala prioritas.
“Kita cermati usulan itu yang mana yang prioritas, kemudian kita tindaklanjuti dan tentunya kita juga berdasarkan anggaran yang ada, jadi semua itu berdasarkan apa yang dibutuhkan masing-masing lingkungan,” tutur Nanang.
Terpantau di lokasi pembangunan drainase di jalan Kartika, Kelurahan Sidodadi pada Sabtu 3 Agustus 2024, sekitar pukul 12.30 wita belum nampak papan informasi terkait kegiatan belum juga terpasang.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post