“Sementara komoditas jagung tanam 21.527 ha, panen 20.782 ha dan provitas 4,07 ton/ha dengan total produksi 84.627 ton,” Rusdin menambahkan.
Mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sultra ini mengatakan, salah satu faktor penting yang menentukan tingkat hasil tanaman adalah benih.
Benih bersama dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim menentukan tingkat hasil tanaman meskipun tersedia sarana produksi lain yang cukup, tetapi bila digunakan benih bermutu rendah maka hasilnya akan rendah.
Benih bermutu mencakup mutu genetis dan fisiologis. Genetis yaitu penampilan benih murni dari varietas tertentu yang menunjukkan identitas mutu genetis dari tanaman induknya. Sedangkan Mutu fisiologis yaitu kemampuan daya hidup (viabilitas) benih yang mencakup daya kecambah dan kekuatan tumbuh benih dan mutu fisik benih.
“Yaitu penampilan benih dilihat secara fisik seperti ukuran homogen, bersih dari campuran, bebas hama dan penyakit, dan kemasan menarik,” Rusdin memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post