“50 kali Dilan Class rutin mingguan yang melibatkan Pelaku Usaha Jasa Keuangan atau PUJK serta enam kali Dilan Class spesial yang menghadirkan staf khusus Presiden, duta besar, perusahaan start up/fintech skala nasional, hingga pejabat perusahaan IT kelas dunia,” jelas Fredly.
“Serta dua kali DMC yang melibatkan petinggi OJK Pusat dengan total jumlah peserta sebanyak 5.673 peserta,” tambanya.
Menurut Fredly, tingkat inklusi dan literasi keuangan di masyarakat ditentukan dari peran aktif Lembaga Jasa Keuangan (LJK).
Untuk itu, Fredly meminta LKJ terus berperan aktif mengadakan sosialisasi agar meningkatkan inklusi keuangan.
“Sehingga masyarakat semakin paham produk-produk jasa keuangan mana yang dibutuhkan serta mereka paham hak-hak dan kewajibannya. Jadi ketika merasa dirugikan mereka langsung mengadukan,” tutup Fredly.
Penulis: Yeni Marinda
Discussion about this post