Oleh: Rangga Yl. Setiawan
Nah, jika diperhatikan, munculnya berbagai istilah komunikasi memang populer. Ada komunikasi timbal balik, komunikasi pribadi, komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung, komunikasi vertikal, komunikasi horizontal dan lain sebagainya.
Padahal, istilah-istilah yang sering kita dengar di telinga kita seharusnya tidak membingungkan kita. Apapun istilahnya, jika kita tetap berpegang pada mata kuliah formal ilmu komunikasi dan memahami ruang lingkupnya, semua istilah tersebut dapat diberi makna yang jelas dan dibedakan menurut ciri-cirinya.
Menurut Schramm (1982), komunikasi adalah cara yang tepat untuk menerangkan suatu tindakan komunikasi ialah menjawab pertanyaan, “Siapa yang menyampaikan, apa yang disampaikan, melalui saluran apa, kepada siapa dan apa pengaruhnya.”
Seperti yang kita ketahui bahwa komunikasi selalu kita gunakan dalam keseharian kita serta komunikasi ini tidak bisa terlepas dari masyarkat sebab tanpa komunikasi tidak mungkin masyarakat terbentuk. Begitupun sebaliknya, tanpa masyarakat maka manusia tidak mungkin dapat mengembangkan komunikasi.
Di dalam komunikasi terdapat dua jenis bidang perminatan yaitu komunikasi korporat dan komunikasi massa.
Komunikasi Korporat
Komunikasi korporat adalah seseorang yang mengacu kepada hubungan masyarakat. Komunikasi Korporat merupakan sarana yang digunakan organisasi untuk berkomunikasi dengan kelompok atau organisasi yang berbeda-beda, dimana cara untuk membangun komunikasi yang baik dalam organisasi-organisasi.
Dalam komunikasi korporat menghubungkan antara aplikasi teori komunikasi yang membuat hubungan komunikasi korporat dan strategi korporat perusahaan seluruhnya seperti pada bidang pelayanan, contohnya akademik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman.
Profesi yang Bergerak pada Komunikasi Korporat
Diwawancara ini kami mengambil salah satu profesi dari Ibu Rachmawati, beliau merupakan bagian pelayanan akademik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman yang sudah menjalankan profesinya selama kurang lebih 11 tahun.
Adapun pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan kepada Ibu Rachmawati guna lebih mengetahui apa saja yang beliau lakukan selama menjalankan profesinya:
1. Kompetensi apa saja yang harus dimiliki dalam profesi ini?
Menghadapi begitu banyak karakter mahasiswa, dosen dan alumni menjadi kemampuan khusus yang harus dimiliki oleh seorang yang bekerja di bagian pelayanan.
Menghadapi kendala-kendala yang dihadapi oleh mahasiswa maupun dosen serta permintaan-permintaanya sebagai orang yang berprofesi di bidang pelayanan, kita harus terampil dan cerdas dalam menghadapinya karena dengan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun dosen sudah menjadi tugas dalam profesi ini.
2. Apa saja tugas dalam profesi ini? Dan media apa saja yang digunakan?
Tugas dari profesi ini sudah tentu adalah pelayanan terutama bagi mahasiswa, dosen dan juga alumni, mengurus atau membantu mahasiswa menyusun Kartu Rencana Studi (KRS), membantu dalam surat menyurat, membantu dalam mengubah jadwal perpindahan kelas dan lainnya.
Media yang digunakan adalah berupa WhatsApp, Email, Facebook, Instagram. Selain daripada itu juga bisa bertemu langsung untuk mendapatkan pelayanan.
3. Apa saja hambatan yang sering terjadi dalam profesi ini? Sebelum pandemi, selama pandemi, dan pascapandemi?
Hal yang menjadi kesulitan tersendiri bagi beliau adalah menyesuaikan media yang digunakan dalam pelayanan pelayanan karena yang awalnya bisa dilakukan secara offline harus diganti ke online dikarenakan pandemi.
Contoh kesulitan yang dihadapi beliau bukan hanya terkendala dari gangguan media atau jaringan tetapi hal yang paling sulit adalah menghadapi mahasiswa yang begitu banyak permintaan tanpa mempertimbangkan permintaannya tersebut apalagi mahasiswa yang permintaannya harus langsung instan.
Ini merupakan kesulitan tersendiri bagi ibu Rachmawati dalam menjalankan profesinya selama 11 tahun ini. Pelayanan sudah pasti sangat efektif dilakukan saat bertemu langsung karena bisa langsung melayani mahasiswa atau dosen ataupun alumni yang datang.
Kita juga dapat langsung tahu apa saja yang menjadi permintaan atau kendala yang dialami. Pandemi membawa perubahan didalam pelayanan karena semua yang dikerjakan harus beralih dari offline atau bertemu langsung menjadi online.
4. Cara apa yang digunakan agar komunikasi yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar?
Memahami karakter dari lawan berbicara sudah menjadi hal yang paling penting dalam pelayanan baik dari eye contact, nada berbicara, intonasi bicara lawan bicara, ekspresi dan body languagenya. Ini dilakukan jika secara langsung. Tetapi kalau lewat media, kita harus menyampaikan pesan secara rinci dan lebih jelas.
Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah proses komunikasi yang berkelanjutan di mana pesan dikirim dari institusi ke khalayak massa melalui perangkat mekanis seperti radio, televisi, surat kabar, film, dan juga terdapat profesi seperti jurnalis, reporter, wartawan dan lain sebagainya.
Discussion about this post