Di Indonesia, lanjut Andi, kerusakan yang terjadi belum sistematis. Padahal selama 2020-2021 saja terjadi 240 juta kali anomali seperti malware, phishing, ransomware, pencurian data hingga gangguan server,” ulas dia.
“Artinya satu bulan 20 juta kali, hampir 1 juta per hari atau ratusan ribu dalam waktu 24 jam saja. Tapi belum ada kan serangan yang merusak secara sistematis dan struktural,” sambung Andi.
Tantangan terbesar untuk membentuk angkatan keempat ini adalah menyiapkan sumber daya manusia yang khusus mempelajari dunia siber.
Ia optimistis penyediaan sumber daya ini akan terpenuhi karena pemerintah sekarang menyediakan banyak fasilitas beasiswa kepada anak-anak muda untuk mempelajari dunia siber.
Ia mencontohkan salah satu mahasiswanya di Universitas Indonesia baru saja menyelesaikan studi di bidang keamanan siber di Australia. Tak hanya itu, belum lama ini seorang anak muda lulusan Binus dan ITB juga baru menyelesaikan studinya di Korea Selatan di bidang alogaritma.
“Baru saja lulus, anak muda ini sudah mendapat tawaran magang bekerja di Hyundai,” tutur dia.
Kehadiran Andi di Patra Channel didampingi sejumlah kerabat dekat sesama alumni SMA 39 Cijantung Jakarta yang tergabung dalam Paguyuban 3989.
Perkumpulan ini sendiri diinisiasi oleh Andi Widjajanto yang kemudian didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina Paguyuban 3989.
Paguyuban 3989 fokus pada aktivitas sosial, pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya alumni SMA 39 Cijantung Jakarta.
Andi Widjajanto dilantik menjadi Gubernur Lemhanas RI pada 21 Februari 2022. Lahir di Jakarta, 3 September 1971.
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post