Sementara itu, Direktur SP Community, Supriansyah mengatakan, dalam memenuhi upaya pemerintah pusat untuk mengekspor udang Vaname sebanyak 22 juta ton setiap tahun, pihaknya terus mendorong pemda maupun swasta untuk melakukan budidaya udang tersebut.
“Selain permintaan ekspornya cukup tinggi. Budidaya udang ini sangat menjanjikan karena harganya cukup stabil dikisaran Rp65 ribu sampai Rp100 ribu perkilo sesuai ukurannya,” ungkap Anca sapaannya.
Untuk diketahui, SP Community merupakan kelompok budidaya udang Vaname yang sukses mengekspor hasil budidayanya ke luar negeri.
Lokasi budidayanya berada di atas lahan kurang lebih 1,4 hektar. Memiliki 24 lubang tambak yang terbuat dari terpal berkualitas tinggi.
Dalam setahun udang tersebut dipanen tiga kali. Dipanen dalam kurun waktu 100 sampai 120 hari sebanyak 40 ton dengan nilai kurang lebih Rp2,6 Miliar.
SP Community memiliki puluhan tenaga kerja. Dua diantaranya berasal dari Wakatobi yang dibina sebelum kembali mengabdi di daerahnya.
Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post