Ia mengatakan, selain rencana subsidi BBM, dewan juga memiliki beberapa program prioritas yang harus diajukan.
“Rencana subsidi BBM dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui listrik di pulau Kaledupa dan Binongko sangat penting dilakukan,” ucapnya.
Agar tidak bertentangan dengan peraturan, lanjutnya, dewan akan melakukan konsultasi dengan pihak-pihak terkait.
Sekedar diketahui, Pemda berencana mensubsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar kurang lebih Rp 2,8 miliar untuk menyalakan lampu listrik 24 jam di pulau Kaledupa dan Binongko Tahun 2022. Meskipun belum termuat dalam KUA PPAS APBD 2022, Pemda akan mengusulkan pengalihan anggaran proyek renovasi Rujab Wakil Bupati.
Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post