Dr Ukik Kusuma dalam sambutannya antara lain mengatakan, kegiatan pelatihan internasional ini dilaksanakan dalam kerangka SSTC – South South Triangular Cooperation (KSST), KSST (Kerjasama Selatan Selatan dan Triangular).
KSST merupakan penggabungan dua kerangka kerjasama internasional, yakni Kerjasama Selatan Selatan (KSS) dengan Kerjasama Triangular. KSS adalah sebuah bentuk kerjasama antar dua atau lebih negara-negara berkembang yang meliputi kerjasama di bidang pembangunan, dan pertukaran pengetahuan dan sumberdaya di bidang politik, ekonomi, sosial, maupun kerjasama teknis.
Sementara Kerjasama Triangular merupakan sebuah bentuk kerjasama antara dua atau lebih negara-negara berkembang dengan pihak ketiga, yakni negara maju. Hal ini mereka yakini yang membuat tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi.
Delegasi Filipina kagum dengan peran wanita/ibu-ibu sebagai kader yang rela bersusah payah menjadi ujung tombak berbagai program pemerintah tanpa menuntut imbalan yang berlebihan. Apresiasi juga ditujukan kepada putri raja (Gusti Bendara) yang menjadi contoh aktif peran ibu-ibu kader tersebut.
Sebelum penutupan ada evaluasi pretes dan postes yang dilakukan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi dan knowledge peserta mencapai 20 persen, yang masuk dalam kategori good (kategori very good: di atas 30 persen).
Tak lupa, dilakukan pula tukar menukar souvenir delegasi Filipina dengan penyelenggara, baik pusat maupun DIY dan pemberian sertifikat pelatihan kepada peserta yang seluruhnya dinyatakan lulus.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post