Musda yang digelar secara virtual itu, lanjut dia, sebagai upaya menyiasati kondisi pandemi Covid-19 telah menyebar hampir semua negara, termasuk Indonesia. Pasalnya, virus berbahaya itu belum dinyatakan berakhir.
“Karena pandemi belum berakhir, sehingga pertemuan fisik dalam jumlah yang banyak kita hindari. Keadaan inilah mendorong PKS untuk melaksanakan Musda secara serentak dalam waktu bersamaan menggunakan teleconference,” ujarnya.
“Ini adalah terobosan agar protokol kesehatan tetap diterapkan. Kemudian mekanisme organisasi juga tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Penulis: Nanang Sofyan
Editor: Bas
Discussion about this post