Lokasi kedua Nusa Tenggara Timur. Banjir yang terjadi sejak Sabtu (22/3) yang lalu di Kabupaten Lembata dilaporkan telah surut pada hari Senin. Banjir ini selain menggenangi 12 unit rumah, juga merendam 38 hektare lahan pertanian dan perkebunan.
Lokasi terdampak ialah Desa Tapolangu di Kecamatan Lebatukan dan Desa Nilanapo di Kecamatan Omesuri. BPBD setempat bersama masyarakat melakukan pembersihan material lumpur dan pasir akibat yang terbawa saat banjir terjadi.
Mengingat hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai angin kencang diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam pekan terakhir Maret 2025 di beberapa wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, masyarakat khususnya para pemudik diimbau agar selalu siaga dan mengantisipasi segala sesuatu yang dapat menghambat perjalanan libur Lebaran.
BNPB juga mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat agar rutin membersihkan drainase dan sungai supaya aliran air lancar, tidak sampai meluap. Kemudian bagi wilayah yang sedang dilanda angin kencang, agar masyarakat tidak berlindung di dekat pohon yang lapuk dan papan reklame, dikhawatirkan akan tertimpa akibat angin kencang yang menerjang.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik hingga berwisata bersama keluarga, diharapkan selalu memantau prakiraan cuaca serta mengetahui apakah wilayah yang dilalui adalah daerah rawan atau berpotensi terjadi bencana melalui petugas SAR di Posko-posko Pengamanan Mudik Lebaran atau media sosial.
Selain itu para pemudik juga diimbau mencatat nomor-nomor penting jika suatu saat mengalami keadaan darurat di tempat yang asing.
Penulis: Al Mujahid
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post