“Sehingga untuk menarik simpati wisatawan, yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan fasilitas wisata dengan memperhitungkan daya tampung kunjungan, serta memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan kepada wisatawan,” ucap Saifuddin.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Parawisata Bombana Janariah mengungkapkan langkah sosialisasi penerapan new normal oleh Pemprov Sultra dan menunjuk Bombana menjadi salah satu daerah yang memiliki destinasi wisata adalah amanah untuk ditindaklanjuti ke semua destinasi di Kabupaten Bombana.
“Ini amanah yang wajib kita tindak lanjuti. Utamanya dalam menerapkan protokol kesehatan tidak ada tawar menawar,” jelasnya.
Penulis: Zulkarnain
Editor: Basisa
Discussion about this post