Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, lanjut dia, harus cepat merespons dan memberikan kelengkapan data sebagai pendukung dalam pengusulan DAK Fisik. Begitu juga OPD lainnya yang terkait dengan bidang DAK pariwisata, agar bisa mengoptimalkan sinergitas agar pengembangan pembangunan sarana prasarana pariwisata dengan cepat dan maksimal hasilnya.
“Inilah sejatinya makna dari kolaborAksi,” tukas Wawan.
Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris, mengaku siap menindak lanjuti masukan dari Kemenparekraf/Baparekraf dalam pengembangan pariwisata yang berkualitas, terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Jeneponto. Pengembangan desa wisata menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata. Selain itu perlu difokuskan Daya Tarik Wisata (DTW) unggulan di Kabupaten Jeneponto.
“Kami akan mengkoordinasikan seluruh OPD di Kabupaten Jeneponto untuk percepatan pembangunan pariwisata,” ulas dia.
“Kami juga berharap dukungan dari pusat khususnya melalui DAK Fisik bisa terealisasi untuk dapat membangun sarana fisik di DTW,” tandas Yaris.
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post