“Kegiatan ini sangat luar biasa, saya berharap menjadi kalender tetap,” ujarnya usai mengalungkan medali pelari bersama Ketua PWI Malang, Cahyono, Ketua Siwo PWI Jatim dan sejumlah pengurus PWI Jatim.
Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang Baihaqi menyambut baik “Malang Night Run 2024”, sebab perhelatan ini menjadi sarana mengenalkan kawasan pariwisata di wilayah setempat. Bahkan, dia berharap ke depannya kompetisi tersebut bisa menjadi bagian event tahunan di Kota Malang.
“Karena ini tidak hanya ajang lari tapi menggerakkan ekonomi Kota Malang,” ucap dia.
Ketua SIWO PWI Malang Raya, Lucky Aditya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak dalam menyukseskan helatan ini. Terutama kepada sponsor utama yakni Bea Cukai, Satpol PP Kota Malang dan Gempur Rokok Ilegal.
Para pelari menyusuri rute sepanjang 8 kilometer (8 K) melewati sejumlah obyek wisata warisan kolonial (heritage) yang menjadi ikon wisata Kota Malang seperti Alun-alun Tugu Malang-Balai Kota Malang-Kayutangan Heritage-Ijen Boulevard-Simpang Balapan hingga Stasiun Malang (Kotabaru).
“Kami bersyukur, dengan event ini banyak yang terhidupi, mulai perhotelan, UMKM, kuliner hingga jasa fotografer jalanan keliling. Terima kasih sudah menjadi bagian dari mimpi ini,” pungkas Lucky.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post