PENASULTRA.ID, BUTON – Setelah meninjau sejumlah proyek strategis di Kota Baubau, pada rangkaian kunjungan kerja (kunker) yang diagendakan mulai 29 Januari hingga 2 Februari 2021, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi bersama rombongan usai shalat Ashar bertolak menuju Kabupaten Buton, Sabtu 30 Januari 2021.
Setibanya di Pasarwajo, ibu kota Kabupaten Buton, Gubernur Ali Mazi beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati Buton, La Bakry dan wakilnya, Iis Elianti yang telah lama menanti. Sebelum menuju Rumah Jabatan (Rujab) bupati Buton, Gubernur Ali Mazi menyempatkan diri mengunjungi makam sang ayah, La Ode Ali Bina yang dimakamkan didalam masjid yang dibangun sendiri Ali Mazi dipusat ibu kota Pasarwajo.

Pada kesempatan ziarah makam tersebut, politisi Partai NasDem itu turut pula mengecek penyelesaian pembangunan masjid. Suami Agista Ariany itu ingin memastikan bangunan masjid tersebut diselesaikan sesuai dengan desain yang ia harapkan.
Kunjungan Gubernur Ali Mazi di Kabupaten Buton kali ini berkaitan dengan peninjauan program pembangunan 1000 kilometer (km) jalan menggunakan aspal Buton dari Kementrian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Republik Indonesia (RI).
Dari program pembangunan 1000 km jalan nasional tersebut, 400 km digunakan di Sultra dangan nilai investasi Rp47 triliun.. Kemudian pembangunan lapangan olahraga untuk persiapan Porprov ke 14 tahun 2022. Dan program pemindahan pemukiman masyarakat Bajo di tempat yang aman dari ancaman bencana.

Setelah selesai meninjau sejumlah proyek besar di Kabupaten Buton, Gubernur Sultra H. Ali Mazi beserta rombongan menghadiri malam ramah tamah penyambutan di Rujab Bupati Buton.
Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Ali Mazi menghimbau kepada Bupati Buton, La Bakry dan jajarannya agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai kompetensi dan loyalitas. Sehingga kolaborasi program kegiatan antara kabupaten dan provinsi dapat berjalan dengan baik.
Di tahun ketiga masa jabatan Ali Mazi-Lukman Abunawas, program Garbarata (Gerakan Pembangunan Terpadu Wilayah Daratan dan Lautan) terus digalakkan dan meningkatkan potensi Kepulauan Sultra, setelah dua tahun pertama fokus membangun di wilayah daratan.
Ali Mazi mengungkapkan beberapa potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kepulauan Sultra seperti Aspal Buton (Asbuton), pariwisata dan UMKM sektor kelautan.
Discussion about this post